di kelas, xiao may sama sekali tidak dapat berkonsentrasi pada pelajarnnya. dia memikirkan kata-kata yang diucapkan pat khai istirahat tadi, dia langsung nolak aku secara gak langsung. ketauan banget tadi! pikiran xiao may melayang entah kemana. jiwanya kosong. serasa jatuh dari lantai 150 saat pat khai mengiranya anak kecil. pupuslah harapan xiao may untuk mempersunting pat khai. namun tanpa disadari xioa may, hua ley hatinya sedang berbunga-bunga. melihat xiao may ditolak mentah-mentah oleh pat khai, hua ley merasa dirinya memiliki kesempatan besar. pikiran liciknya sedang menyusun rencana agar dirnya dapat mempersunting pat khai tanpa sepengetahuan xiao may dan saat xiao may tahu, semuanya sudah terlanjur terjadi.
bel pulang menjerit-jerit. membawa harapan tiap siswa, memadamkan otak-otak yang sudah ngebul, membangunkan anak-anak yang tidur, mengagetkan kelas yang sedang ulangan dan meberi secercah ide pada xiao may. dengan kecepatan seperti kilat, tangan xiao may mengambil ponselnya di dalam tas imutnya. langsung saja jari-jarinya yang bentet menari diatas keypad ponselnya dan beberapa saat kemudian dia tersenyum puas.
" hua ley, aku hari ini anterin sampe jembatan cilangkap aja ya?"
" hoo?? kenapa? biasanya sampe rumah juga! emang gak dicariin sama sangkar emas?" kata hua ley heran karena biasanya xiao may selalau nebeng dan minta cepet-cepet pulang.
" ada urusan neh! sama yang kemaren ituuuu... dia ngajak ketemuan tauk!"
" hah? yang namanya shun go khong itu?" hua ley heran. karena tadi xiao may murung ditolak pat khai, sekarang mencari go khong untuk pelampiasan.
jembatan cilangkap sore hari. angkot yang berlalu-lalang, tukang parkir dengan peluitnya, metro mini dengan asapnya serta tukang asongan gadungan tidak menyurutkan niat seorang pria tampan namun narsis, kaya namun pelit untuk bertemu gadis berwajah ibu-ibu beserta temannya yang mungil di tempat itu. pria itu adalah shun go khong, mahasiswa abadi sebuah perguruan tinggi swasta yang tidak terlalu berkompetensi di bidang akademik malainkan berkompetensi di bidang moneter. go khong mengecek jam mahalnya ratusan kali, entah ingin pamer atau dia benar-benar orang yang sangat menghargai waktu. sesekali matanya menengok kanan-kiri sambil jelalatan dan bersiul setiap seorang wanita cantik lewat.
akhirnya, orang yang ditunggu datang. go khong langsung berpose di samping mobil boleh nyewa di rent car, dengan kacamata hitam yang membuat semua orang memandangnya heran karena saat itu mendung.
" go khong, kamu udah lama?" kata xioa may sok manis.
" yah.. kira-kira 10 menitan.. " kata go khong sambil curi-curi pandang sama hua ley
" oh.. maaf ya.. tadi aku bayaran dulu.. udah 3 tahun sekolah, baru bayaran sekarang.."
" yaudah kita langsung aja... hua ley tanyain tuh, dia mau ikut ga?"
" ga kok! dia katanya pengen nganter ibunya ke puskesmas.."
" duuh.. baik banget sih! lain kali kalo hua ley sempet, ajak aja biar rame!" diam-diam hati go khong terasa teriris-iris karena hua ley tidak dapat ikut
" yaudah langsung yuk! aku laper banget pengen ditrktir sama kamuu.." xiao may kepedean
hua ley melambaikan tangannya pada pasangan hampir sempurna itu. dalam hatinya merasa senang karena dia bisa lebih leluasa mengincar pat khai. dia sendiri sampai lupa kalau pada walnya dia pernah menyukai go khong. kini perasaan itu hilang seiring kedatangan pat khai ke sekolah. mungkin, jika pat kahi tidak datang ke sekolah mereka, hua ley pasti sudah sekuat tenaga mengincar go khong.
go khong mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. dia tidak ingin gadis di sampingnya merengek-rengek jika dia ngebut. tapi semua itu sepertinya sama saja karena xiao may sekarang sedang pulas dengan dengkurannya yang mengerikan.
siomay king! restoran siomay favorit keluarga shun. disana terdapat beraneka jenis siomay dari seluruh dunia dan siomay favorit go khong adalah siomay yang berasal dari saudi arabia dan minuman sejenis kopi yang tampilannya lebih mirip air comberan bernama selox khan. xiao may, yang masih agak ngantuk dengan asal memilih siomay asal timor leste serta teh manis cap unta.
dengan mesra go khong mengelap iler yang berada di pipi xiao may. kemudian ke kamar mandi untuk mencuci tangannnya 7 kali.
merasa dapat perhatian, xiao may cengar-cengir sampai makanan pun dihidangkan. lambung xiao may yang berjumlah 2 buah, sudah berkali-kali menggelar konser akbar dalam perutnya. tanpa ba-bi-bu, dia langsung menyambar smua hidangan yang terasji, termasuk milik go khong. saat go khong kembali, dia melihat piring-piring yang sudah kosong dan meja yang sudah tidak berpenghuni.
mata go khong berkeliling mencari-cari sosk anak kecil yang memakai seragam sma, namun nihil. pelayan yang melihat go khong celingak-celinguk, langsung bertanya, " cari apa mas?"
" mas liat anak kecil, cewek, pake seragam sma?"
" oh.. tadi dia kayaknya ketemu sama ayahnya terus diajak pulang..." pelayan tersebut merogoh kantongnya, " mas.. ini bill-nya. semuanya jadi 150rb"
go khong merogoh kantongnya yang dalam. namun, dia tidak menemukan dompetnya. keringat dingin mulai menjalari tubuhnya, wajahnya mulai pucat, kakinya gemetar serta bibirnya membisu...
" mas.. dompet saya ketinggalan di rumah, saya ambil dulu yah! jaminannya jam tangan saya.. mahal loh! 5jt! yah mas?"
" dikira zaman purba kali!pake barter! halah ga ada! cepet bayar! atau saya lapor polisi!" ancam pelayan tersebut
" mas... jangan mas.. bener deh! atau mas ikut ke rumah saya aja?"
ditengah keputusasaannya, go khong merasakan tepukan di bahunya. saat menoleh, dilihatnya pria bantet bertampang diatas rata-rata serta berpakaian necis tersenyum padanya.
" saya ngerti kok, mas! saya yang bayarin, berapa sih?" saat pria itu sedang mengambil uangnya, terpampanglah semua kartu atm yang dimilikinya, mulai dari bank godan sampai bank kerut. kemuadian diambillah 2 lembar uang 100rb-an yang masih kinclong
dengan sok, pria kecil itu menberikannya pada pelayan dan memandang go khong.
dalam hati go khong berkata, untung lo pendek. kalo tinggi bisa-bisa gue kalah!
pria tersebut memberikan secarik kartu nama dan saat go khong mengecek karu nama tersebut, dia kaget karena lelaki tersebut masi duduk di bangku sma.
" chu.. pat.. khai.." go khong membaca perlahan
" bagus! sekarang, nama anda siapa?
" shun go khong anak shun bho lang seorang pengusaha terkenal"
" gitu ya? saya kurang percaya.. yaudah, saya masih baynak jadwal.. marii.."
go khong hanya dapat tersenyum kecut melihat betapa soknya lelaki kecil tadi. tiba-tiba ponsel go khong bergetar hebat. ternyata ada sms dari xiao may.
go khong, maaf yaa.. tadi aku pulang duluan. habis, ketemu sama bapake jadi disuruh pulang.. btw, makasih banget traktirannya hari ini!! kutunggu yang selanjutnya loh!! jangan ampe lupa! klo ga, kita putus!! okeh?? sun sayang xiao may buat bang go khong!! mmmmuuuuaaaahhhh....
" enak banget lo! tinggal bilang makasi doang! minta traktir lagi! klo bukan demi hua ley, udah gue bejek-bejek lo! mana gue masi laper lagi! pupus dah harapan gue makan siomay!" go khong menggerutu sambil menuju mobil sewaannya
hari ini, go khong sedang sial.. telah banyak kejadian yang menimpanya dan dia berharap sudah cukup.
masih adakah hal sial yang go khong temui??
rencana apa yang disusun hua ley iuntuk mendapatkan hati pat khai??
siapa sosok wanita yang sebenarnya pat khai cintai??
tunggu kelanjutannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar